sharing is caring :)

Catatan Kecil: Otak Kanan dan Al-Qur’an

Bismillahirrahmanirrahim.

Masya Allah..kembali mengalami stagnansi pikiran..kehabisan ide untuk menuangkan kata-kata..sementara stok teori dari buku-buku yang dipinjam diperpus sepertinya membutuhkan banyak waktu untuk ‘dihabiskan’. Hiks, kalau sudah begini…mulai deh mata beraksi. lirik kekiri, ke kanan…..kulihat saja….mana pohon cemaranya yah.?hhee :p Yaah, Kalau ingatan semantik sudah lemah begini, jadi sangat memerlukan ‘relaksasi’ bacaan ringan :( ..buku apa yah…ada yang punya buku recommended nda? (Sebenarnya masih penasaran sama buku negeri 5 menara,,belum selesai baca,,padahal udah cukup lama beredar ya, haduh,, nda update pisan :( )

Saya pernah membaca artikel seseorang yang menyimpulkan otak sebagai bagian tubuh kita yang paling cepat ‘lapar’.  Menurutnya otak kita mengonsumsi delapan sampai sepuluh kali lipat glukosa dan oksigen daripada organ tubuh lainnya, meskipun beratnya hanya dua persen dari berat badan keseluruhan. Pernah juga mendengar rata-rata manusia hanya menggunakan sekitar 0.0001% kapasitas otaknya saja (dan kecenderungan yang muncul ialah terus menurun pada setiap pergantian dekade) lalu penduduk Indonesia lebih terbiasa menggunakan otak kirinya tanpa mengaktifkan otak kanannya . Hal ini  disebabkan karena stimulasi otak kiri sudah terlalu banyak diberikan di sekolah (iya juga yah..). Padahal jika kita mengaktifkan otak kanan, maka otak kiri kita pun dengan sendirinya akan ikut berkembang. Dan istimewanya, hal ini tidak berlaku sebaliknya. Hmm, otak bukanlah satu-satunya sumber ingatan. Pada kenyataannya, terkadang ingatan juga perlu disimpan dalam wadah-keras (hard storage) dalam bentuk dokumen,dll yang berguna untuk mendukung kita menyimpan ingatan. Salah satunya ya lewat media blog ini :)

baca selengkapnya

4 Comments »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.